FORUM PENEMPATAN KERJA
UNTUK EX-PESERTA
PEMAGANGAN DARI IMM JAPANDI KAWASAN INDUSTRI KIIC,
KARAWANG, JAWA-BARAT
Pada tanggal 5
April 2002, Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (DEPNAKERTRANS R.I)
bekerjasama dengan IMM Japan mengadakan Forum Penempatan untuk Ex-Peserta
Pemagangan dari Jepang (Program IMM Japan) di Kawasan Industri KIIC - Karawang,
Propinsi Jawa-Barat, dan pada kesempatan tersebut Depnakertrans mengadakan
wawancara/rekruit khusus untuk perusahaan yang berada di kawasan Industri KIIC.
Pengelola Kawasan Industri KIIC di Kabupaten Karawang,
Jawa-Barat adalah PT. MALIGI PERMATA INDUSTRIAL ESTATE yang bekerjasama dengan
C. ITOH CO.LTD, dimana saat ini
sebanyak 58 (lima puluh delapan) perusahaan telah beroperasi di Kawasan KIIC,
dan perusahaan yang bermodal dari Jepang tersebut telah menempatkan sejumlah
290 (dua ratus sembilan puluh) orang dari Ex-Peserta Pemagangan IMM Japan.
Forum
Penempatan Kerja untuk Ex-Peserta Pemagangan ini dibuka oleh President Director dari PT. MALIGI PERMATA INDUSTRIAL
ESTATE yaitu MR.K. OYAMA.
Dalam
pembukaannya MR. K. OYAMA mengungkapkan bahwa telah banyak Ex-Peserta IMM Japan
yang bekerja di Kawasan Industri KIIC, dan untuk mengembangkan Industrinya
perusahaan memanfaatkan pengalaman peserta selama mengikuti program pemagangan
di Jepang, untuk itu MR.K.OYAMA mengusulkan kepada perusahaan-perusahaan agar
segera mempertimbangkan untuk menempatkan / merekruit Ex-peserta pemagangan
tersebut.

Selain itu Direktorat Pembinaan & Pelatihan Kerja Depnakertrans R.I
yaitu Bapak SAMINO yang juga hadir pada Forum tersebut menjelaskan mengenai
tujuan program pemagangan ke Jepang, serta MR. NARIKAWA President Director
dari PT. YAMAHA MOTOR PARTS MANUFACTURING (perusahaan ini sedang menempatkan
38 orang Ex-Peserta Pemagangan) memberikan saran dan advis terhadap upaya-upaya
penempatan kerja Ex-Peserta pemagangan, bahwa
perusahaan-perusahaan perlu memanfaatkan tenaga-tenaga yang telah belajar dan
terlatih serta berpengalaman di Jepang , agar perusahaan dapat meningkatkan
mutu hingga sejajar dengan kelas Internasional, karena mutu barang produksi
pada saat ini dinilai sedang berkembang.
Hal ini dikemukan oleh MR. NARIKAWA berdasarkan pengalamannya yang telah
beberapakali merekruit Ex-Peserta Pemagangan.

MR. NARIKAWA juga menjelaskan poin-poin yang perlu diperhatikan terhadap
penempatan Ex-Peserta Pemagangan.
Para undangan
yang hadir memberikan komentar bahwa tujuan dari Program Pemagangan cukup
jelas, karena perusahaan-perusahaan yang telah menempatkan Peserta Pemagangan
di Jepang pada umumnya berhasil dari segi praktek, sehingga banyak
perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berminat untuk melakukan penempatan
Ex-Peserta Pemagangan.
Setelah
selesainya forum tersebut, sebanyak 34 (tiga puluh empat) orang Ex-Peserta angkatan
11-1/71 yang baru kembali dari Jepang (menyelesaikan pelatihan selama 3 tahun)
mengikuti wawancara / rekruit dengan beberapa perusahaan, dan ada juga
perusahaan yang mencari Staff Middle Management untuk ditempatkan sebagai
perantara / penghubung antara perusahaan dan karyawan.

IMM Japan akan
terus menerus memberikan sokongan terhadap forum dan wawacara rekruit serupa
yang diselenggarakan oleh Depnakertrans R.I, agar Ex-Peserta Pemagangan yang
telah kembali diberikan kesempatan untuk menerapkan keterampilan yang
didapatnya dari Jepang, serta akan selalu berusaha mengirimkan peserta
pemagangan ke Jepang yang memiliki motivasi yang tinggi untuk memperoleh
keterampilan dan kompetensi kerja tertentu yang pada gilirannya dapat dibawa
pulang ke Indonesia untuk diterapkan dalam bekerja dan wirausaha.
|